Perawatan gigi tradisional khas orang jawa kuno

18:00 Agun Adventure
Yuhuuuu para pejuang liburan yang budiman jumpa lagi dengan saya di artikel baru ini, sesuai judulnya aja kali ini saya mau share tentang kebiasaan orang jawa kuno dalam kesehariannya merawat gigi mereka yang kelihatannya kuat-kuat ya gengs. Karena setelah sekian hari ngga ada bahan buat bikin artikel baru dan menemui jalan buntu wkwkwk akhirnya saya nemu satu artikel menarik yang mau saya tulis. Mungkin sudah banyak blog maupun web lain sudah banyak yang membahasnya tapi ngga apa-apa lah ya biar kalian ngga makin penasaran hehehe.
Set perlengkapan dan bahan KINANG



Nah perlu kalian ketahui disini perawatan gigi ala orang jawa kuno itu tidak seperti yang kalian bayangkan yang harus menggunakan sikat dan pasta gigi terus di sikat dan lain-lain. tapi ada beberapa cara salah satunya adalah dengan ramuan KINANG atau orang daerahku bilang itu "NGINANG", secara garis besar ada beberapa bahan yang harus disediakan antara lain: daun sirih, kapur sirih atau lenjet, buah jambe mentah, tembakau ori, dan larutan kapur atau gambir.

Biasanya daun sirih ini dipetik langsung dari kebun, supaya bisa memberikan hasil terbaik dan maksimal. kalian ngga mau kan kalau nanti hasilnya ngga sesuai ekspektasi kalian, dan untuk bahan yang lain pun juga sama harus dipilih biar menghasilkan hasil yang maksimal juga tentunya.

Sampai disini kalian masih penasaran kan bagaimana cara mengolahnya supaya bisa di aplikasikan hehe, harap bersabar para netijen yang budiman ikuti langkahnya satu demi satu ya. Pertama kalian harus sediakan alat yang bernama ROJOH (kata nenek ogut) atau sebuah wadah kecil yang terbuat dari kuningan untuk sedikit menghaluskan dan mencampurkan bahan-bahan diatas terutama bagi kakek nenek yang sudah ompong haha, saya coba cari info terkait nama alat ini di google tapi ngga nemu, mungkin kalian tau namanya.

Pada tahap kedua siapkan daun sirih, kapur sirih, buah jambe, dan larutan kapur kemudian campurkan kapur sirih, buah jambe, dan larutan kapur dan bungkus dengan daun sirih. setelah itu masukkan ke dalam rojoh dan tumbuk dengan besi atau kayu untuk sedikit menghaluskan dan mencampur bahan tersebut. baru setelah itu bahan yang sudah di campur tadi diambil dan langsung di kunyah.

Perlu diketahui disini, bahan yang sudah dicampur tadi akan berwarna merah darah setelah ditumbuk atau di kunyah. Nah untuk rasanya sendiri dari semua campuran bahan ini sangat menakjubkan kalian bisa mencobanya sendiri biar ngga penasaran ya hehehe.

Nah untuk hasil yang maksimal biasnya untuk perawatannya sendiri biasa dilakukan sehari dua kali sama seperti orang menyikat gigi dengan peralatan modern. dengan bahan-bahan pilihan tersebut bisa dikatakan juga sangat berpengaruh terhadap hasilnya...

So buat kalian yang mau mencobanya bisa datang langsung ke kampung atau desa yang masih tradisional, terutama yang masih ada masyarakat jawa kuno nya atau misal kalian bingung harus kemana, bisa juga konsultasikan ke mimin ya via ig @ocidd_jr cmiiww.......
Nenek ogut lagi ngeracik bahan KINANG