Pendakian Gunung lawu via cemoro kandang, menuju puncak hargo dumilah

14:28 Agun Adventure
Hai hai semua para netijen yang budiman, setelah sekian lama mimin ngga membuat cerita pendakian gunung akhirnya kembali lagi dengan apa adanya hehew, mungkin tulisan ini bakal sedikit panjang karena ada momen yang sebetulnya bikin emosi jadi nanti bakal ada part 2 nya ya hehe. baik langsung saja mari disimak yaww para netijen yang budiman hehehe
Pendakian Gunung lawu via cemoro kandang
View pagi di area Gupak menjangan

Sudah banyak para pendaki yang menapaki puncaknya dan yang mengenal gunung lawu karena cerita  mistisnya dan juga karena adanya warung tertinggi di pulau jawa yang hanya berjarak bebera ratus meter dari puncak utama. namun itu semua hanyalah sedikit cerita dari banyaknya hal yang ada di gunung lawu.

Awal mula pendakian

Beberapa waktu lalu (tanggal 19-20 april 2019) mendapatkan pesanan paket pendakian gunung lawu dari turis singapura, mereka sempat bingung menentukan destinasi antara gunung slamet, gunung sindoro, atau gunung sumbing karena dengan beberapa pertimbangan (seperti tiket pesawat yang mahal, dll) akhirnya setelah berdiskusi selama beberapa waktu akhirnya sepakat untuk mengambil paket pendakian gunung lawu. Waktu itu mimin sendiri masih awam dengan jalur pendakian gunung lawu karena kemarin itu adalah pertama kalinya mimin ke gunung lawu hahaha, akhirnya mimin mengajak seorang teman dari dieng Namanya ndang biasa dipanggil abah metal untuk menemani mimin mendaki gunung lawu Bersama dua turis ini.

Singkat cerita mimin waktu itu berangkat dari rumah (dieng) sekitar jam 5 subuh Bersama ndang dan paman mimin sendiri (driver) Namanya pak sugi, perjalanan menuju kota semarang sendiri memakan waktu kurang lebih sekitar 4-5 jam dengan memakai mobil (waktu itu si turis meminta penjemputan dari kota semarang), setelah sampai di kota semarang kami sempatkan untuk beristirahat sekedar sharing dan memantapkan apa saja perlengkapan dan perbekalan yang harus dibawa.

Baru sekitar jam 12 siang akhirnya si turis tiba di bandara ahmad yani semarang dan setelah itu langsung menuju ke mobil biar bisa langsung berangkat ke basecamp cemoro kandang, nah perjalanan menuju ke cemoro kandang sendiri memakan waktu sekitar 3 jam dengan melewati jalan tol semarang-karanganyar. Setelah tiba di basecamp sekitar pukul 4 waktu setempat kami segera bergegas menyiapkan perlengkapan tak lupa juga logistik selama pendakian, Baru pada pukul 5 sore waktu setempat kami pun berangkat menuju campsite di pos 4.

Baca juga:


Pendakian waktu itu memakan waktu kurang lebih 7 jam untuk bisa sampai di pos 4 dengan melalui hutan Kawasan gunung lawu. Dari basecamp menuju pos 1 memakan waktu sekitar 2 jam dengan melewati area hutan pinus, nah setibanya di pos 1 ini terdapat sebuah shelter untuk sekedar beristirahat jikalau hujan, setelah berjalan beberapa saat dari pos 1 terdapat sebuah persimpangan jalan yang sebelah kanan menuju area curug dan kiri jalur menuju puncak.
 
Tanda pos 1


Shelter/gubug di pos 1

Persimpangan arah ke curug
Curug di gunung lawu

Dari pos 1 ke pos 2 jalurnya masih sama melewati Kawasan hutan, perlu diketahui disini area diantara pos 1 pos 2 terdapat sebuauh kawah yang bernama kawah candradimuka, hal ini dapat diketahui dari aroma sulfur/belerang yang bias tercium jika arah angin kearah barat. Di pos 2 ini juga terdapat shelter untuk beristirahat, tepatnya ada 2 shelter (satu bangunan lama dan satunya lagi masih baru).
 
Tanda Pos 2

Shelter baru di pos 2

Shelter lama pos 2

Pendakian pun masih berlanjut dengan menyusuri Kawasan hutan, namun dari pos 2 menuju pos 3 jalannya sendiri sudah mulai dibuat zig-zag sekedar untuk meringankan proses pendakian, karena jika jalan langsung dibuat menanjak maka akan sedikit memberatkan langkah kaki karena untuk kemiringannya sendiri sudah sekitar 30-45 derajat. Waktu itu mimin sempat bertemu pendaki yang bermalam di pos 2 karena mereka beralasan sudah tidak kuat mendaki lagi. nah sedikit beranjak dari pos 2 nantinya kalian akan menemui pos bayangan yang berada di pertengahan jalan pos 2 pos 3.
 
Shelter Pos bayangan

Campsite pos 3

Sumber mata air di area pos 3

Sesampainya di pos 3 sudah ada beberapa tenda yang berdiri, namun karena terbatasnya area berkemah di pos 3 ini (hanya bisa menampung sekitar 7-8 tenda saja) jadi buat kamu yang terlambat dating hanya mempunyai 2 opsi (terus naik ke pos 4 atau kembali turun ke pos 2 untuk mendirikan tenda). Dari pos 3 kamu juga bisa menemukan sumber mata air tepat di jalur pendakian yang hanya berjarak sekitar 20 meter dari pos 3, perlu diketahui disini bagi para pendaki yang mau mengambil air untuk tidak membuat air kotor dengan tidak meninggalkan sampah dan lain-lain, karena sumber air ini sangat berguna buat para pendaki. 

Lautan awan dari pos 4

Lautan awan dai pos 4
View malam kota karanganyar dari pos 4
Perjalanan pun masih berlanjut menuju ke pos 4 target campsite mimin, nah dari pos 3 ini kalian harus sedikit waspada karena sepanjang jalan ke pos 4 kalian bakal banyak menjumpai area jurang dan Kawasan rawan longsor yang lumayan dalam dan berbahaya. Walaupun dengan jalan yang dibuat zig-zag namun tetap ingat untuk selalu waspada sebelum tiba di pos 4. Dari pos 3 ini juga kalian sudah mulai bisa menjumpai tanaman edelweiss sepanjang jalur menuju pos 4, nah untuk jalur yang akan kalian lewati sendiri sudah mulai berganti dengan bebatuan vulkanik purba yang membuat pendakian semakin susah.
 
Pos 4

Shelter dan warung di pos 4

Campsite pos 4

Sesampainya di pos 4 ini kamu bakal menemukan area yang cukup luas yang bisa menampung sekitar 30-an tenda, dan juga ada warung yang berada di area ini. Jadi kamu sudah tidak usah takut lagi bakal kekurangan logistik, menurut mimin sendiri pemilik warung termasuk cukup ramah kepada semua pendaki karena kadang jika kondisi diluar tidak memungkinkan (hujan, angina kencang, dll) biasanya para pendaki bakal disuruh bermalam di dalam warung.


Mungkin mimin akhiri dulu babak pertama artikel mimin ini, lain waktu bakal mimin sambung kembali karena lumayan panjang jadi takutnya para netijen yang budiman bosan dengan tulisan mimin ini dan juga keseruan dan ketegangan akan mimin sampaikan di artikel berikutnya, okay see ya......

Selengkapnya...
Paket pendakian gunung lawu