Waktu Yang Tepat Berburu Lautan Awan Diatas Gunung

06:00 Agun Adventure
Banyak sekali dari kita para penikmat ketinggian yang hanya sekedar berdiam diri menikmati pemandangan saat mendaki sebuah gunung atau bukit, namun tidak sedikit juga mereka yang naik gunung hanya untuk berburu view alam dari puncak gunung seperti milky way, view savana, bukit, lembah, sunrise, dan ya LAUTAN AWAN.

Dari semua rangkaian pemandangan indah nan menakjubkan yang bisa disaksikan dari atas ketinggian, LAUTAN AWAN bisa dikatakan adalah yang terbaik dari itu semua. karena view lautan awan sangat jarang sekali muncul terutama saat matahari terbit. Ada 3 waktu yang pas yaitu pagi pas matahari terbit, terus antara jam 8-10 pagi, dan pada saat sore hari setelah hujan deras,tapi dari ketiga waktu tersebut yang paling indah adalah saat matahari terbit, karena sangat susah untuk bisa memprediksikannya.

Baca juga :

 


Berburu lautan awan diatas gunung
Lautan awan gunung slamet bulan juli jam 8 pagi'

Karena hanya pada bulan-bulan tertentu seperti bulan april, desember dan pertengahan musim kemarau kamu bisa melihatnya, akan tetapi sangat susah untuk mencari waktu yang pas. bisa dikatakan faktor keberuntungan sangat berpengaruh disini.

Tidak setiap hari lautan awan muncul atau kelihatan (bulan april, desember, dan agustus), kecuali kamu mendaki gunung yang lumayan tinggi (ketinggian minimal 3000 mdpl) kamu bisa melihatnya sekitar jam 8 pagi keatas. Tapi ingat, kembali lagi ke faktor keberuntungan masing-masing.

Saking susahnya mendapatkan momen inilah banyak sekali orang-orang (terutama fotografer) yang sampai berhari-hari menginap di gunung hanya untuk mendapatkan satu foto bagus view alam yang berbukit-bukit atau rangkaian gunung tinggi dengan lautan awan.



Nah saran dari mimin sendiri, konsultasikanlah waktu yang tepat dengan orang lokal dan ajaklah orang lokal untuk menemanimu supaya waktunya pas biar kamu bisa dapat view bagus yang sesuai dengan ekspektasi kamu.

Yapp mungkin sekian tulisan dari mimin kali ini, buat kalian yang mau merasakan sensasi mendaki gunung dan berburu golden sunrise ditengah hawa dingin yang menusuk tulang. Kamu bisa langsung cek agendakan liburanmu bersama kami dan tetntukan waktu yang pas.

See you on a next article........

Pendakian Gunung lawu via cemoro kandang, menuju puncak hargo dumilah

14:28 Agun Adventure
Hai hai semua para netijen yang budiman, setelah sekian lama mimin ngga membuat cerita pendakian gunung akhirnya kembali lagi dengan apa adanya hehew, mungkin tulisan ini bakal sedikit panjang karena ada momen yang sebetulnya bikin emosi jadi nanti bakal ada part 2 nya ya hehe. baik langsung saja mari disimak yaww para netijen yang budiman hehehe
Pendakian Gunung lawu via cemoro kandang
View pagi di area Gupak menjangan

Sudah banyak para pendaki yang menapaki puncaknya dan yang mengenal gunung lawu karena cerita  mistisnya dan juga karena adanya warung tertinggi di pulau jawa yang hanya berjarak bebera ratus meter dari puncak utama. namun itu semua hanyalah sedikit cerita dari banyaknya hal yang ada di gunung lawu.

Awal mula pendakian

Beberapa waktu lalu (tanggal 19-20 april 2019) mendapatkan pesanan paket pendakian gunung lawu dari turis singapura, mereka sempat bingung menentukan destinasi antara gunung slamet, gunung sindoro, atau gunung sumbing karena dengan beberapa pertimbangan (seperti tiket pesawat yang mahal, dll) akhirnya setelah berdiskusi selama beberapa waktu akhirnya sepakat untuk mengambil paket pendakian gunung lawu. Waktu itu mimin sendiri masih awam dengan jalur pendakian gunung lawu karena kemarin itu adalah pertama kalinya mimin ke gunung lawu hahaha, akhirnya mimin mengajak seorang teman dari dieng Namanya ndang biasa dipanggil abah metal untuk menemani mimin mendaki gunung lawu Bersama dua turis ini.

Singkat cerita mimin waktu itu berangkat dari rumah (dieng) sekitar jam 5 subuh Bersama ndang dan paman mimin sendiri (driver) Namanya pak sugi, perjalanan menuju kota semarang sendiri memakan waktu kurang lebih sekitar 4-5 jam dengan memakai mobil (waktu itu si turis meminta penjemputan dari kota semarang), setelah sampai di kota semarang kami sempatkan untuk beristirahat sekedar sharing dan memantapkan apa saja perlengkapan dan perbekalan yang harus dibawa.

Baru sekitar jam 12 siang akhirnya si turis tiba di bandara ahmad yani semarang dan setelah itu langsung menuju ke mobil biar bisa langsung berangkat ke basecamp cemoro kandang, nah perjalanan menuju ke cemoro kandang sendiri memakan waktu sekitar 3 jam dengan melewati jalan tol semarang-karanganyar. Setelah tiba di basecamp sekitar pukul 4 waktu setempat kami segera bergegas menyiapkan perlengkapan tak lupa juga logistik selama pendakian, Baru pada pukul 5 sore waktu setempat kami pun berangkat menuju campsite di pos 4.

Baca juga:


Pendakian waktu itu memakan waktu kurang lebih 7 jam untuk bisa sampai di pos 4 dengan melalui hutan Kawasan gunung lawu. Dari basecamp menuju pos 1 memakan waktu sekitar 2 jam dengan melewati area hutan pinus, nah setibanya di pos 1 ini terdapat sebuah shelter untuk sekedar beristirahat jikalau hujan, setelah berjalan beberapa saat dari pos 1 terdapat sebuah persimpangan jalan yang sebelah kanan menuju area curug dan kiri jalur menuju puncak.
 
Tanda pos 1


Shelter/gubug di pos 1

Persimpangan arah ke curug
Curug di gunung lawu

Dari pos 1 ke pos 2 jalurnya masih sama melewati Kawasan hutan, perlu diketahui disini area diantara pos 1 pos 2 terdapat sebuauh kawah yang bernama kawah candradimuka, hal ini dapat diketahui dari aroma sulfur/belerang yang bias tercium jika arah angin kearah barat. Di pos 2 ini juga terdapat shelter untuk beristirahat, tepatnya ada 2 shelter (satu bangunan lama dan satunya lagi masih baru).
 
Tanda Pos 2

Shelter baru di pos 2

Shelter lama pos 2

Pendakian pun masih berlanjut dengan menyusuri Kawasan hutan, namun dari pos 2 menuju pos 3 jalannya sendiri sudah mulai dibuat zig-zag sekedar untuk meringankan proses pendakian, karena jika jalan langsung dibuat menanjak maka akan sedikit memberatkan langkah kaki karena untuk kemiringannya sendiri sudah sekitar 30-45 derajat. Waktu itu mimin sempat bertemu pendaki yang bermalam di pos 2 karena mereka beralasan sudah tidak kuat mendaki lagi. nah sedikit beranjak dari pos 2 nantinya kalian akan menemui pos bayangan yang berada di pertengahan jalan pos 2 pos 3.
 
Shelter Pos bayangan

Campsite pos 3

Sumber mata air di area pos 3

Sesampainya di pos 3 sudah ada beberapa tenda yang berdiri, namun karena terbatasnya area berkemah di pos 3 ini (hanya bisa menampung sekitar 7-8 tenda saja) jadi buat kamu yang terlambat dating hanya mempunyai 2 opsi (terus naik ke pos 4 atau kembali turun ke pos 2 untuk mendirikan tenda). Dari pos 3 kamu juga bisa menemukan sumber mata air tepat di jalur pendakian yang hanya berjarak sekitar 20 meter dari pos 3, perlu diketahui disini bagi para pendaki yang mau mengambil air untuk tidak membuat air kotor dengan tidak meninggalkan sampah dan lain-lain, karena sumber air ini sangat berguna buat para pendaki. 

Lautan awan dari pos 4

Lautan awan dai pos 4
View malam kota karanganyar dari pos 4
Perjalanan pun masih berlanjut menuju ke pos 4 target campsite mimin, nah dari pos 3 ini kalian harus sedikit waspada karena sepanjang jalan ke pos 4 kalian bakal banyak menjumpai area jurang dan Kawasan rawan longsor yang lumayan dalam dan berbahaya. Walaupun dengan jalan yang dibuat zig-zag namun tetap ingat untuk selalu waspada sebelum tiba di pos 4. Dari pos 3 ini juga kalian sudah mulai bisa menjumpai tanaman edelweiss sepanjang jalur menuju pos 4, nah untuk jalur yang akan kalian lewati sendiri sudah mulai berganti dengan bebatuan vulkanik purba yang membuat pendakian semakin susah.
 
Pos 4

Shelter dan warung di pos 4

Campsite pos 4

Sesampainya di pos 4 ini kamu bakal menemukan area yang cukup luas yang bisa menampung sekitar 30-an tenda, dan juga ada warung yang berada di area ini. Jadi kamu sudah tidak usah takut lagi bakal kekurangan logistik, menurut mimin sendiri pemilik warung termasuk cukup ramah kepada semua pendaki karena kadang jika kondisi diluar tidak memungkinkan (hujan, angina kencang, dll) biasanya para pendaki bakal disuruh bermalam di dalam warung.


Mungkin mimin akhiri dulu babak pertama artikel mimin ini, lain waktu bakal mimin sambung kembali karena lumayan panjang jadi takutnya para netijen yang budiman bosan dengan tulisan mimin ini dan juga keseruan dan ketegangan akan mimin sampaikan di artikel berikutnya, okay see ya......

Selengkapnya...
Paket pendakian gunung lawu

Eksotisme bukit pangonan (miniatur bukit telletubbies)

16:00 Agun Adventure
Dieng terkenal dengan keindahan alamnya. Kawasan Wisata yang dikelilingi pegunungan dan perbukitan ini sarat akan panorama-panorama indah khas pegunungan hijau dan asri yang masih alami sehingga cukup menantang untuk dijelajah.


bukit pangonan



Beberapa Gunung di Dieng memang sudah sangat familiar. Nama Prau, Sikunir, dan Pakuwaja tentu sudah akrab bagi mereka yang hobi mendaki. Keistimewaan Pemandangan Sunrise di Dieng yang beda dari yang lain menjadi salah satu daya tarik yang terus menyedot para pengunjung untuk datang dan menjelajahi daerah Pegunungan Dieng ,Negeri di atas Awan.
Namun apakah anda cukup familiar dengan nama Bukit Pangonan Dieng? mungkin beberapa diantara anda sudah pernah mendengar atau bahkan menjelajah bukit pendek di selatan kawasan wisata Dieng ini. Tapi bagi anda yang masih asing mari kita kenalan dengan Bukit yang memiliki padang Savana Hijau indah ini.
Bukit Pangonan Dieng dulunya merupakan kawasan Hutan rimbun yang dipenuhi pepohonan dan tanaman Perdu seperti Gelonggong,  Pringgondani, Daun Dores serta tanaman Semak Purwaceng yang kini dibudidayakan oleh masyarakat Dieng sebagai minuman kesehatan.
Jalur ke Pangonan bisa dimulai dari atas Museum Kailasa, melintasi perladangan penduduk hingga sampai ke areal yg masih rimbun untuk kemudian menyusuri jalan setapak kecil dan licin saat musim hujan dengan sesekali harus menyibak tumbuhan semak yang menghalangi jalan serta jurang curam di kiri jalan sehingga Butuh ekstra hati-hati agar perjalanan ke puncak Pangonan bisa ditempuh dengan Selamat.
Pemandangan Lanskap Desa Dieng yang indah akan menjadi teman perjalanan yang menyenangkan saat mendaki Bukit Pangonan. Perkampungan Dieng dilihat dari ketinggian tampak indah penuh kesan alami, harmonis dan damai.
Sesampai di Puncak Pangonan anda akan menjumpai semacam ceruk luas yang dulunya adalah Telaga Semurup. menuruni Cerug tersebut terdapat hamparan Padang Savana indah yang tumbuh dibekas telaga.
Dari arah Barat Bukit Pangonan anda juga bisa melihat pemandangan Telaga Merdada dari atas bukit.





NOTED* gambar di ambil dari berbagai sumber

Bagaimana cara mencegah dan mengatasi Hipotermia ketika di gunung?

10:37 Agun Adventure
Belajar banyak tentang bagaimana mencegah dan cara mengatasi hipotermia ketika berada di gunung, jangan sampai kita tidak tahu apa yang harus dilakukan ketika itu terjadi kepada kita atau teman kita …
Hipotermia, suatu jenis penyakit yang wajib diwaspadai oleh para pendaki gunung, hipotermia bisa menyerang siapa saja dan bila tidak ditangani secara cepat dan tepat bisa mengakibatkan kematian. Banyak kasus pendaki gunung yang meninggal dunia akibat hipotermia, dan sayangnya orang-orang disekitarnya tidak bisa membantu banyak karena tidak tahu cara mengatasinya.


Bagaimana cara mencegah dan mengatasi Hipotermia ketika di gunung?
Ilustrasi hipotermia
Baca juga : Bukit pangonan, sabana mini di tengah pulau jawa


Definisi Hipotermia

Hipotermia adalah kondisi dimana mekanisme tubuh mengalami drop dan kesulitan saat upaya pengaturan suhu tubuh dalam mengatasi tekanan suhu dingin disekitarnya.
Hipotermia terjadi ketika suhu tubuh inti manusia jatuh jauh dibawah suhu tubuh normalnya. Hal ini dapat dengan mudah menimpa orang yang bila terkena angin dingin atau dalam keadaan basah yang terlalu lama. Kondisi ini sering dijumpai khususnya oleh para pendaki gunung.
Gejala awal penderita, saat suhu tubuh mulai menurun drastis, ia akan menggigil sebagai bentuk upaya tubuh menghangatkan diri, setelah itu tiba dimana tubuh kehilangan banyak energi, hingga batas energi penderita habis lalu memasuki fase kritis, saat-saat dimana jika tak tertolong bisa berakhir kepada kematian.

Cara Mencegah Hipotermia

Berikut beberapa tips untuk mencegah serangan hipotermia:
  1. Selalu lengkapi pendakian dengan perlengkapan sesuai prosedur pendakian, seperti contohnya jaket gunung (polar didalam, anti air dan anti angin), celana lapangan quickdry yang saat basah cepat mengering, sleeping bag, kaos kaki, sarung tangan polar, raincoat atau jas hujan.
  2. Hindari kontak dengan air secara langsung. Jika hujan turun segera kenakan jas hujan, walaupun hujan yang turun tidak terlalu lebat atau masih rintik-rintik. Hujan yang rintik inilah yang seringkali menjadi penyebab lalainya pendaki yang dengan gengsinya beresiko terserang hipotermia.
  3. Jangan pernah mendaki dengan menggunakan celana jeans! celana jeans akan sangat sulit kering jika terkena basah baik oleh keringat maupun air hujan.
  4. Jangan berlama-lama mengenakan pakaian basah, pakaian basah adalah faktor utama penyebab turunnya suhu tubuh. Segera ganti dengan pakaian yang kering.
  5. Pastikan tidur dalam kondisi yang hangat, minimal tidak kedinginan. Alasi alas tidur dengan matras, gunakan sleeping bag, lapis tubuh dengan jaket tebal berbahan polar didalamnya, gunakan kupluk, double kaos kaki, juga pakai sarung tangan polar. Pastikan tidur anda nyaman dan aman dari hawa dingin.

Cara Mengatasi Hipotermia

Penjelasan cara mengatasi penderita hipotermia dibedakan berdasar kondisi penderita, penderita dalam keadaan sadarkan diri atau dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Penderitan dalam keaadaan sadarkan diri
  1. Ganti baju basah, dengan baju kering.
    Seperti disebutkan diatas, pakaian dalam keadaan basah lah yang bisa menjadi faktor utama serangan hipotermia datang. Ganti segera baju dan celana yang basah dengan pakaian yang kering nan hangat. Ganti secara perlahan, harus hati-hati karena tubuh penderita sangat rentan dengan goncangan.
  2. Kasih minuman hangat.
    Selanjutnya beri minuman hangat. Minuman yang hangat akan membantu tubuh untuk mengembalikan suhu tubuh yang hilang. Contohnya coklat hangat atau teh hangat.
  3. Kasih makanan berkalori tinggi.
    Dalam usaha menyeimbangkan suhu tubuhnya manusia membutuhkan kalori yang tinggi, karena itu sangat disarankan penderita dibantu untuk mengkonsumsi makanan yang berkalori tinggi seperti sereal, sup hangat, coklat dan minuman manis lainnya.
  4. Ajak bergerak.
    Jika kondisi sudah membaik, penderita sudah mulai merasakan hangat di tubuhnya. Selanjutnya ajak penderita untuk bergerak, ajaklah ia berolahraga kecil agar tubuhnya maksimal dalam menghasilkan suhu tubuh. Tapi ingat jangan sampai membuat penderita terlalu lelah dan mengeluarkan keringat, karena jika berkeringat maka akan membuat pakaiannya basah dan bisa menimbulkan dingin datang kembali.
  5. Buat api unggun di sekitar.
    Usaha terakhir anda bisa membuat api unggun di sekitar guna menangkis udara dingin sekitar. Pastikan api unggun yang dibuat aman dan tidak membahayakan sekitar tenda.
Penderita dalam keadaan tidak sadarkan diri
Kondisi kedua adalah ketika kondisi penderita sudah kritis dan tidak sadarkan diri.
  1. Ganti baju basah, perlahan.
    Pertama ganti bajunya yang basah perlahan, ganti dengan pakaian yang kering. Ingat harus hati-hati dan perlahan.
  2. Masukkan kedalam sleeping bag.
    Selanjutnya, jika sudah diganti dengan baju yang kering kemudian masukkan penderita kedalam sleeping bag dan lapisi dengan lapisan yg hangat, seperti jaket dan juga selimut.
  3. Buka bajunya peluk tubuhnya. kulit ketemu kulit.
    Jika memungkinkan buka bajunya dan peluk tubuhnya (dengan keadaan sama-sama tidak berpakaian), kulit ketemu kulit, dipercaya atau tidak ini akan membantu mempercepat peningkatan suhu tubuh.
  4. Upayakan agar penderita segera sadarkan diri.
    Tepuk-tepuk pipinya, ajak bicara. sebut namanya terus hingga ia sadarkan diri.
  5. Jika sudah sadarkan diri lakukan penanganan seperti point diatas “penanganan saat penderita dalam kondisi sadarkan diri”
Demikian semoga bermanfaat. Salam ðŸ™‚

Bantu Share info ini ya ke teman-teman para pendaki lainnya, agar terhindar dan tahu bagaimana menghadapinya ketika ada yang terserang hipotermia…

Mengenal lebih jauh SEMERU DEATH ZONE - BLANK 75

10:00 Agun Adventure

Blank 75 adalah sebutan dari kawasan berbahaya (Death Zone/Jalur Tengkorak) pada pendakian Gunung Semeru. Dimana jalur tersebut dapat menyebabkan pendaki tersesat, mengalami kecelakaan, terperosok ke jurang, tanah yang diinjaknya longsor, dis-orientasi tanpa tahu arah mana terbaik untuk ditempuh, kehabisan air, kehabisan bekal atau kepayahan dsb. Sebetulnya ada jalur lain yang juga berbahaya yaitu jalur pendakian dari arah Selatan Semeru. Dimana jalur tersebut merupakan jalur aliran lahar dan lahar dingin Semeru. Namun karena Jalur Selatan sangat jarang didaki maka fokus sebutan berbahaya dipakai pada area Blank 75. Berikut ini adalah sedikit informasi tentang Blank 75.


1. Blank 75 sebenarnya tidak menunjukkan pada 1 titik koordinat tertentu, melainkan istilah Blank 75 itu dipakai untuk menyebut suatu area berbahaya yang cukup luas atau panjang, yang memiliki jurang-jurang dengan berbagai kontur / ketinggian yang semuanya berbahaya.

Bagian jurang atau tebing, ketinggiannya mencapai sekitar 75 meter sehingga muncul istilah Blank 75. Bukan hanya dititik itu saja melainkan di titik-titik lain sekitar Blank 75.

2. Blank 75 sebenarnya bukan jalur pendakian melainkan jalur aliran lahar.

3. Blank 75 itu areanya berada pada jalur antara Arcopodo atau Cemoro Tunggal kearah Desa Pasrujambe, Kabupaten Lumajang.

4. Cemoro Tunggal lokasinya disekitar koordinat 49L 711603 mE 9104263 mS5. Desa Pasrujambe lokasinya disekitar koordinat 49L 720174 mE 9105136 mS


CARA YANG AMAN MENURUNI GUNUNG SEMERU :

Blank 75 merupakan seluruh area saat kita pulang yaitu antara lereng pasir Mahameru (Cemoro Tumbang/Cemoro Tunggal, Arcopodo dan sekitarnya) sampai ke Kalimati atau area vegetasi, semuanya harus diwaspadai karena penuh dengan jalur jebakan yang membuat pendaki rawan mengalami dis-orientasi. Ini dikarenakan selama kita turun, track-nya berbelak-belok, terkadang kita tidak sadar bahwa kita sudah mengambil arah yang salah karena ada banyak persimpangan. Dari Arcopodo kembali ke Kalimati itu sangat membutuhkan kecermatan.

Hanya mereka yang sudah hafal dikepalanya (sudah cukup sering melewati jalur tersebut) atau punya sense mengenai saat yang tepat harus mulai berbelok ke kiri arah Kalimati. Kalau terlewat, mereka akhirnya akan terbawa pelan- pelan semakin tersesat terlalu kekanan yang cenderung ke arah Lumajang.

Untuk Tim AMC yang sudah sering latihan Kompas dan Peta. Hal tersebut dapat diterapkan waktu berangkat setelah melewati Ranu Kumbolo, ketika kita berada ditempat terbuka (padang rumput/oro-oro) dimana kita masih bisa melihat puncak dengan sangat jelas, disekitar Kalimati (sebelum mulai memasuki area pepohonan), kemudian ukur bearing/azimuth cemoro tunggal atau lereng pasir sedikit diatasnya. Kemudian waktu pulang memakai patokan kompas menggunakan sudut wayback /kebalikannya.

Dilokasi petualangan manapun, jika sudut berangkatnya lebih dari 180 derajat maka wayback-nya tinggal dikurangi 180 derajat. Kalau sudut berangkatnya kurang dari 180 derajat maka pulangnya tinggal ditambahi 180 derajat. Akan makin akurat lagi jika kita mengambil sampling arah kompas berangkat/naik tersebut (antara Kalimati - Cemoro Tumbang atau sedikit diatasnya) beberapa kali dan dicatat. Kemudian wayback-nya tinggal dibalik dengan cara yang sama berselisih 180 derajat.

Jika menggunakan GPS, yaitu dengan meng-ON kan TRACK pada GPS (Mulai Kalimati atau Ranupane sampai kepuncak). Pulangnya mengikuti track baliknya (TRACK BACK) dari puncak sampai Kalimati/Ranupane. Hati-Hati jika meggunakan eTrex karena dibawah canopy pepohonan yang lebat, kurang sensitif. Dan perlu reorientasi ditempat-tempat dimana signal satelit cukup bagus. Jika menggunakan 76 CSx sudah tidak diragukan lagi mengenai keakuratan dan kesensitifan dalam mengeplot sebuah titik-titik koordinatnya. Meskipun menggunakan GPS, jangan lupa tetap menggunakan kompas dan peta.



PINTU MASUK UNTUK TERSESAT DI BLANK 75
1. Plotkan dipeta kita Titik ke 1 dari pintu Masuk kearah Blank 75, pada koordinat 49L 712918 mE 9105142 mS.
2. Kemudian Titik ke 2 pada koordinat 49L 713621 mE 9103777 mS.
3. Tarik garis yang menghubungkan kedua kordinat tersebut. Garis inilah yang disebut sebagai garis pintu masuk ke arah Blank 75. Jangan sampai kita pergi kearah memotong garis ini, sebab kalau kita melewati garis tersebut maka kita sedang tersesat memasuki area Blank 75 !!!

TEKNIK MENCARI PENDAKI YANG TERSESAT BERJALAN KEARAH BLANK 75.
 (Kearah hutan Tawon Songo, Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang)

Teknik SAR yang paling layak untuk dipakai mencari pendaki yang hilang dikawasan ini yaitu dengan teknik menjemput survivor, dimana lebih cepat, efisien dan lebih menghemat tenaga. Bukan dengan teknik mengikuti route yang telah dilalui pendaki tersebut teknik mengejar survivor. Jadi diusahakan untuk tidak memberatkan tim SAR yang start dari arah Ranupane (kecuali kalau tujuannya mencari disekitar Kalimati dsb). Tim SAR start dari Desa Pasrujambe, Lumajang, dengan menggunakan route ini, maka akan lebih dekat, menghemat waktu dan energi tim SAR mencapai kawasan Blank 75.

Semeru Merupakan gunung tertinggi di pulau jawa, selain menawarkan keindahan yang sangat luar biasa, di gunung ini juga banyak memiliki tantangan, terutama untuk para pendaki, Mencapai puncak mahameru merupakan sebuah kebanggaan bagi setiap para pendaki. Namun ada baiknya terlebih dahulu sobat mengenal kondisi medan track berpasir saat summit attack terutama saat menuruni puncak - cemoro tunggal - kelik - arcopodo - kalimati.. banyak para pendaki yang terlena saat menuruni puncak mahameru karena tracknya berpasir jadi tidak begitu banyak menguras tenaga dan turun serasa meluncur deras, bisa lari secepat sobat ,

Tapi kewaspadaan dan kecermatan untuk memilih jalur sangat dibutuhkan. Biasanya karena antrian para pendaki yang mau turun yg mebuat sebagian pendaki mengambil cerukan dinding pasir di sebelahnya yg akhirnya membelokkan arah yg seharusnya menuju ke cemoro tunggal malah menuju zona Blank 75 atau yang biasa di sebut zona tengkorak.

hati hati jika menemui zona ini karena lewat jalur ini akan turun dengan deras meluncur cepat menuruni trek yang berpasir. zona Blank 75 Gambaran lokasinya yaitu jurang yg menganga, siapapun yangtidak bisa mengerem pasti akan terjun bebas masuk jurang itu. untuk Keluar dari area Blank 75 pun diperlukan ekstra perjuangan. Ambil rute kembali ke atas atau membelah beberapa gundukan dinding pasir ke kiri terus. Krn saat turun dr puncak mahameru, posisi area Blank 75 berada di kanan dr jalur yang semestinya.maka dari itu Jika sobat akan melakukan pendakian Gunung Semeru, maka harus mengantongi info terkait Zona Blank 75,

Zona Blank 75 Gunung Semeru adalah sebutan untuk kawasan berbahaya (Death Zone atau Jalur Tengkorak) di jalur pendakian Gunung Semeru. Dimana jalur tersebut dapat menyebabkan pendaki tersesat, terperosok masuk ke jurang, tanah yang kebanyakan diinjaknya longsor,merasa bingung tanpa tahu arah mana terbaik untuk ditempuh, kehabisan air, kehabisan bekal atau kepayahan dsb. zona ini sangat berbahaya karena di zona ini merupakan jalan untuk menuju alam kubur :D . maksud saya, siapapun yang sudah masuk ke jurang sedalam 75 M ini, kebanyakan tidak selamat, ya semoga saja masih di berikan Keselamatan jika sobat masuk ke zona ini, maka dari itu, untuk keamanan sobat dalam mendaki gunung semeru ini, diperlukan hati hati, dan tidak perlu terburu buru untuk sampai ke bawah.

#Selamat Lebih penting Sob.. :)

Baca juga :
Seandainya gunung bisa berbicara
Waktu Yang Tepat Berburu Lautan Awan Diatas Gunung

Seandainya gunung bisa berbicara

10:00 Agun Adventure
Inilah yang akan mereka ungkapkan ;

Hai kawan bagaimana kabar hari ini baik bukan, begitu juga pun dengan aku dengan
segala kelebihan yang diberika oleh tuhan dengan kebesarannya.

Oiya kawan aku disini merasa nyaman banget tau kenapa, karna tempat.a luas hening
banyak pepohonan, bersih, burung kutilang juga tak lupa menyanyikan lagunya buat aku
disetiap pagi ditambah lagi sang mentari juga tidak lupa memberikan keindahannya
pada saat terbit maupun terbenam, mungkin hal itu yang membuat aku istimewa
dibandingkan hal-hal yang lain, gag kalah kan sama tempaat kalian.

Spoiler Pict

Tapi semuanya kok seakan2 uda berubah ya, gag kayak dlu lagi tempt yg dlunya
bersih skg menjadi tempat sampah, tempat yg dlunya hijau skg berangsur2 sudah
hampir menjadi pasar, tempt yang dlunya hanya dikotori oleh bagian tubuku yg rontok
sekarang berganti dengan kertas yang berserakan, dan dulunya batu/pohon yg ud
diciptakan oleh allah dengan warna yg netral skg berganti dengan tulisan2 yang aku ngg
pahami arti dan tujuannya apa , mungkinkah kamu juga ingin menjadikan rumahku ini
seperti rumahmu?

Kalau ak mempunyai harapan aku engg mau . Bukankah allah sudah adil memberikan
semuanya dengan porsi yang sama ? Kenapa kalian jg ingin merubah rumahku seperti
rumah kalian, kenapa ?

Kalo boleh bermimpi seandainya aku punya tangan ak akan ambil sampah2 yang udah
kalian buang dirumahku dan akan ku buang ketempat sampah itu berada dan
seandainya aku punya kaki aku bakal berjalan bahkan berlari supaya tidak banyak org
lagi yang singgah ke rumahku, dan seandainya aku punya mulut untuk berbicara ak bakal
bilang “jgn lagi kamu main kerumahku apabila kamu gag bisa jaga rumahku ini seperti
kamu menjaga tempat tinggalmu sendiri” tapi ada daya allah tidak memberikan
kelebihan itu padaku, aku hanya bisa diam, prihatin bahkan menagis dalam hati tanpa
seorang pun mengetahuinya, dan cuma berharap supaya ada malaikat yang sadar akan
pentingnya merawat alam ini,, sejujurnya aku juga senang kok memberikan kebahagian
pada kalian semua, bercanda, tertawa, berfoto, mengagunggkan kebesaran allah yg
telah menciptakan aku, ke dalam media sosial atau hanya untuk kenang2n.
tapi akan kah aku ikhlas atas semua itu apabila kalian juga merugikan ku ?
“dari kutipan diatas masihkah kita tega untuk melakukannya ?”

Baca juga :
JAGALAH TERUS ALAM KITA DAN AMBIL PELAJARAN DARI ALAM
Catatan Anak Gunung : Manajemen Perjalanan Alam Bebas
Catatan Anak Gunung : Seandainya gunung bisa berbicara

Belajar bahasa inggris bersama ibu-ibu homestay

18:50 Agun Adventure
Yosh mungkin ini sedikit "out of topic" dari catatan yang biasanya, disini saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya waktu mengikuti pelatihan bahasa inggris yang diselenggarakan oleh ibu-ibu homestay selama 2 minggu kemarin.
Spoiler "miss veggy putri astuti"

yapps to the point ajah ya... sebenarnya pelatihan ini diselenggarakan untuk para ibu-ibu homestay untuk pengembangan SDM dari masyarakat lokal, tetapi berhubung sang ketua suku A.K.A ketua paguyuban homestay (ibu thina) memperbolehkan siapa saja untuk ikut bergabung dalam pelatihan tersebut alhasil saya jadi mengikuti pelatihan tersebut "ya lumayanlah buat nambah ilmu mimin di dunia pariwisata (khususnya dalam bahasa asing).

Pelatihan ini sendiri dimulai pada tanggal 2 februari 2018 kemarin, pas pertama saya datang jujur masih bingung harus apa karena memang itu adalah hari pertama, niatnya pas pertama kali datang cuma mendengarkan dan mengikuti arus cuma karena gara-gara teman mengajak ngobrol akhirnya ke gap juga sama tutornya "suruh memperkenalkan diri pakai bahasa inggris" ahahahaha siall.
Precentation "photo by miss veggy"

Tim HORE

Oiya gengs tutornya pas pelatihan ini tu cewek masih muda ya kisaran 23-24 tahun lahh beda dikit sama mimin wkwkwk, namanya lengkapnya "veggy putri astuti" biasa di panggil "veggy" asli dari lombok, kalian bisa cek profilnya di link berikut https://www.instagram.com/mbakegot/
Miss veggy ini orangnya supel banget, enak diajak ngobrol, dan yaa masih banyak lagi

Selama pelatihan pun banyak sekali diselingi dengan becanda engga jelas hahaha,, ya walaupun saya sendiri tidak setiap hari berangkat karena banyak sekali kesibukan... tapi itu cukup untuk membuat semuanya akrab
Jalan-jalan "Musium kailasa"
Menunggu matahari terbit di bukit sikunir "edisi kabut"

Namanya jauh-jauh dari lombok tetap ada liburannya walaupun cuma sebentar, ya itulah resiko yang harus aku tanggung huhuhu karena dari semua partisipan cowok hanya saya yang sering berangkat, karena itu juga akhirnya pada suatu sore sepulang les bahasa inggris, ibu-ibu homestay menyuruh saya mengantar miss veggy jalan-jalan.

Sebenarnya mau ngga mau nganterin miss veggy jalan-jalan (ceritanya grogi) hahaha karena saya sendiri sangat jarang bahkan hampir tidak pernah jalan sama cewek berdua,, naik motor lagi hahaha, ditambah lagi selama itu juga miss veggy minta ngobrol pakai bahasa inggris hahaha sial LOL "tapi seru juga walaupun banyak ngga nyambungnya (paham cuma mau jawab pakai bahasa inggris belum bisa)
Catching the sun

I kiss the sun "kata miss veggy di instagramnya"

Sempat ke sikunir juga untuk sekedar hunting sunrise (ceritanya pengejar matahari) cuma karena berhubung waktu yang tidak memungkinkan (karena kesibukan masing-masing) jadi cuma beberapa objek wisata saja yang bisa dikunjungi

Selama pelatihan pun partisipan yang hadir pun bisa dihitung dengan jari yahh yang jelas karena kesibukan masing-masing, yang pasti selama pelatihan ini banyak sekali kesan-kesan yang didapatkan dan dari pelatihan ini juga bisa menjadi modal kedepannya bagi mereka yang hadir selama pelatihan (termasuk saya)
Ngga tau dahh model apaan

Besar harapan dari saya dalam pelatihan ini bisa menjadi batu loncatan untuk kemajuan pariwisata dieng, aammiinn...........

Semoga kita semua bisa cepat berjumpa kembali CC (semua partisipan dalam acara ini) untuk sekedar sharing dan lain-lain........

Yaps mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan dalam tulisan kali ini........
sampai jumpa lagi dalam tulisan selanjutnya.........

We will miss you mis veggy :D.........

PS: to miss veggy,, someday if you can go to dieng again you must try to african savanna in dieng and sirawe waterfall,, trust me.....

Baca juga :

Bukit pangonan, sabana mini di tengah pulau jawa

08:54 Agun Adventure
Beberapa Gunung di Dieng memang sudah sangat familiar. Nama Prau, Sikunir, dan Pakuwaja tentu sudah akrab bagi mereka yang hobi mendaki. Keistimewaan Pemandangan Sunrise di Dieng yang beda dari yang lain menjadi salah satu daya tarik yang terus menyedot para pengunjung untuk datang dan menjelajahi daerah Pegunungan Dieng ,Negeri di atas Awan.

Namun apakah anda cukup familiar dengan nama Bukit Pangonan Dieng? mungkin beberapa diantara anda sudah pernah mendengar atau bahkan menjelajah bukit pendek di selatan kawasan wisata Dieng ini. Tapi bagi anda yang masih asing mari kita kenalan dengan Bukit yang memiliki padang Savana Hijau indah ini.


Bukit Pangonan Dieng dulunya merupakan kawasan Hutan rimbun yang dipenuhi pepohonan dan tanaman Perdu seperti Gelonggong,  Pringgondani, Daun Dores serta tanaman Semak Purwaceng yang kini dibudidayakan oleh masyarakat Dieng sebagai minuman kesehatan.

Jalur ke Pangonan bisa dimulai dari basecamp bukit pangonan di sebelah sekolah dasar dusun karangsari, melintasi perladangan penduduk hingga sampai ke areal yg masih rimbun untuk kemudian menyusuri jalan setapak kecil dan licin saat musim hujan dengan sesekali harus menyibak tumbuhan semak yang menghalangi jalan serta jurang curam di kiri jalan sehingga Butuh ekstra hati-hati agar perjalanan ke puncak Pangonan bisa ditempuh dengan Selamat.

Pemandangan Lanskap Desa Dieng yang indah akan menjadi teman perjalanan yang menyenangkan saat mendaki Bukit Pangonan. Perkampungan Dieng dilihat dari ketinggian tampak indah penuh kesan alami, harmonis dan damai.

Sesampai di Puncak Pangonan anda akan menjumpai semacam ceruk luas yang dulunya adalah Telaga Semurup. menuruni Cerug tersebut terdapat hamparan Padang Savana indah yang tumbuh dibekas telaga.

Dari arah Barat Bukit Pangonan anda juga bisa melihat pemandangan Telaga Merdada dari atas bukit.

Pendakian gunung sumbing via garung jalur lama

10:49 Agun Adventure
Gunung Sumbing adalah gunung api yang terdapat di Jawa Tengah, Indonesia. Berdiri tegak setinggi 3.371 meter di atas permukaan laut, gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ketiga di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru dan Gunung Slamet. Gunung ini secara administratif terletak di tiga wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Magelang; Kabupaten Temanggung; dan Kabupaten Wonosobo. Bersama dengan Gunung Sindoro, Gunung Sumbing membentuk bentang alam gunung kembar, seperti Gunung Merapi dan Gunung Merbabu, apabila dilihat dari arah Temanggung. Celah antara gunung ini dan Gunung Sindoro dilalui oleh jalan provinsi yang menghubungkan kota Temanggung dan kota Wonosobo. Jalan ini biasa dijuluki sebagai ""Kledung Pass".
Tidak diketahui pasti kapan gunung ini meletus, tetapi di puncaknya terdapat kawah yang masih aktif.
Gunung Sumbing mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung. Sebagian besar wilayah kereng gunung ini telah digunakan untuk lahan pertanian.
Peta Gunung sumbing via garung
Hellowww para penikmat ketinggian, jumpa lagi dengan saya ocidd dalam catatan harian Anak Gunung. pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman mendaki gunung sumbing dengan ketinggian 3371 mdpl, singkat kata akhirnya setelah sekian lama akhirnya bisa mendaki gunung sumbing lagi. kemarin saya sendiri berangkat pas bulan september (pas ultah ane sendiri, ciiyyeeee ahahay) rencana berangkat sama temen dari dieng berdua, tapi pas hari H dia batal hohoho sedih rasanya tapi dengan hati dan tekad baja saya tetap melanjutkan rencana awal mendaki sumbing mount #edisibahasainggris :D

Setelah semua persiapan saya rasa cukup akhirnya saya berangkat dari dieng menuju dusun garung yang berada di wonosobo, kalo yang ga tau nih saya kasi tau, kalo dari arah jakarta biasanya sih turun di terminal mendolo wonosobo kemudian lanjut naik bis medium a.k.a cebong jaya trus tinggal bilang dehh turun di dusun garung getoo yahhh jangan lupa,............

Nah dari jalan raya menuju dusun garung kita bisa jalan kaki kurang lebih 10 menit menuju basecamp pendakian, di basecamp fasilitasnya lengkap looh, ada tempat sholat, kamar ganti, wc umum, kamar mandi, warung, & area parkir. pokoknya nyaman dehh buat istirahat, oiya bagi yang belum pernah mendaki gunung saya saranin jangan sekali-kali mendaki nih gunung karena dari medannya sendiri memang tergolong tingkat medium keatas. dan bagi yang udah terlanjur ya udah jalanin aja hhahaha.
Basecamp Gunung Sumbing via Garung
And it's time for packing-packing hhahah, pas jam 11 siang saya mulai mendaki gunung sumbing #sendirian huhuhu pokoknya bener-bener kesepian waktu itu, tapi tidak masalah yang penting nikmati aja. nah dari basecamp ke pos 1 saya sendiri ojek biar cepet hhehe soalnya dari jarak emang lumayan jauh gans, dari pos 1 ini udah full jalan kaki sampai puncak dari treknya sendiri sihh masih enak lahh sampai pos 2, nanjak bonus nanjak bonus nanjak bonus yahh kira-kira seperti itulah
Pos 1 Malim via garung jalur lama
Pos 2 Genus via garung jalur lama
dan perjalanan pun masih berlanjut gengs, karena target saya sendiri camp di pestan #3/4jalan. di atas pos 2 ini jalannya bagus looh banyak landainya :D #nanjaknyaserem pas di pos bayangan #engkol-engkolan jalan mulai nanjak apalagi yang sebelum pos 3 uuuhhhh bikin ngilu kalo liat bawah, tapi seru juga sih ada tantangannya gitu (disarankan jangan mendaki pas musim hujan soalnya kalo pas di engkol-engkolan jalan licin bingitzzzz), setelah engkol-engkolan pas diatasnya itu udah pos 3.
Pos 3 gunung sumbing via garung jalur lama


Spoiler for engkol-engkolan
dan perjalanan masih dilanjutkan lagi menuju campsite pestan
ada sedikit kata yang saya kutip dari film 5cm :

Kemudian yang kamu perlukan hanyalah
Kaki yang akan melangkah lebih jauh dari biasanya
Tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya
Mata yang akan melihat lebih lama dari biasanya
Leher yang akan lebih sering melihat ke atas
Lapisan tekad yang seribu kali lebih kuat dari baja
Dan hati yang akan lebih keras
Serta mulut yang selalu berdoa


ya itulah sedikit kata yang menggambarkan perjuangan dari pos 3 menuju puncak gunung sumbing, karena mulai dari sini ke puncak hanya ada sedikit jalan landai untuk melepas penat selama di tanjakan dari pos 3 ke puncak.


akhirnya dengan penuh perjuangan akhirnya saya tiba di camp area pestan gunung sumbing via garung jalur lama, setelah berputar-putar akhirnya saya dapat tempat mendirikan tenda, dan terttetttttetetet istirahat di dalam tenda kesayangan (ga ada fotonya), kemudian dilanjut acara masak makan malam dan lanjut berkunjung ke tenda tetangga numpang ngopi sejenak hhahaha.


perlu diingat nih, lama perjalanan dari basecamp menuju pestan tergantung dari kecepatan kita berjalan, saya sendiri waktu itu 9 jam jalan kaki pos 1 - pestan, karena niat saya waktu itu hanya untuk menikmati alam. setelahnya saya lanjut istirahat isi tenaga buat summit attack ke puncak dini hari (rata-rata summit berangkat jam 3 pagi) dan memakan waktu kurang lebih 3-4 jam,

dan waktunya tidur zZzZzZz !!! set alarm jam 2 pagi huhuhu

singkat kata jam 3 pagi baru bangun karena kecapean yang melanda hhaha, dan walhasil jam 4 pun saya baru berangkat menuju puncak buntu gunung sumbing, karena kondisi gelap jadi ga bisa liat kanan kiri.

View pestan siang hari
Pasar watu gunung sumbing via garung


watu kotak gunung sumbing via garung


tanah putih gunung sumbing via garung
perjalanan masih berlanjut, melewati pasar watu, watu kotak, tanah putih, & dan finally,.........
dengan perjuangan yang sangat-sangat payah akhirnya saya tiba di puncak buntu, waktu itu saya sampai menitikkan air mata pas baru sampai puncak, tidak lupa juga sujud syukur pun saya lakukan untuk mensyukuri hidup ini, satu hal yang selalu ada dipikiran saya waktu itu KITA INI SEBENARNYA KECIL, AKAN TETAPI KITA SENDIRI YANG KADANG MERASA BESAR dan NIKMAT MANA LAGI YANG TELAH ENGKAU DUSTAKAN DALAM HIDUP INI
Setelah dirasa cukup akhirnya saya pun kembali turun menuju tenda kesayangan muehehe, sepanjang perjalanan menuju tenda saya baru sadar ternyata trek yang saya lewati terjal banget loo gengs,....... GA NYANGKA BANGET SUMPAH,.............
setelah tiba di tenda kemudian saya lanjut memasak makan-makanan seadanya,, oohh sungguh nikmatnya makan di alam dengan menu seadanya tapi disuguhkan dengan pemandangan indah luar biasa,........
sampai-sampai saya sendiri lupa waktu dibuatnya,....

dan saatnya packing, persiapan perjalanan kembali menuju basecamp,........

cukup sekian dari saya, karena perjalanan turun saya kemarin sangat membosankan untuk diceritakan
maaf kata apabila tulisan terlalu berbelit-belit banyak ini itu hhehe

sampai jumpa lagi di Catatan Anak Gunung selanjutnya...............