Tips mengambil foto travelling yang instagramable

10:00 Agun Adventure
Gimana sih caranya mengambil foto traveling yang bagus untuk diunggah di Instagram? Yuk mari di simak tips nya :⠀

Tips mengambil foto travelling yang instagramable

1. Tentukan passionmu dalam travelling⠀
Kamu bisa menentukan passion dan tema feed instagram mu, entah itu bernuansa alam, suku budaya, lokasi wisata, makanan khas, gunung, dan sebagainya. Jadi kamu lebih punya karakter
⠀
2. Abadikan momen perjalanananmu saat travelling.⠀
Dengan menggunakan imajinasi serta pemikiran outside the box. posting setiap momen perjalanan entah itu insta story, insta kronologi, facebook story, facebook feed, dan lain-lain.
⠀
3. Cari perspektif dan sudut yang menarik.⠀
Meski nggak menggunakan kamera super canggih, perspektif juga perlu kamu perhatikan dengan baik ketika mengambil foto. Keunikan di suatu tempat atau momen dapat tercerminkan dari foto yg kamu ambil tentang tempat tersebut.⠀
⠀
4. Abadikan aktivitas yg melibatkan interaksi antara kamu dan orang lokal.⠀
Nggak dipungkiri lagi ini adalah satu momen yg harus diabadikan dalam perjalananmu. Baik itu mendaki gunung yg terjal, mengunjungi hutan rimba ataupun bermain-main pasir di pinggir pantai adalah beberapa kegiatan yg bisa kamu potret dan kamu share di Instagram. Terutama jika ada kegiatan adat istiadat / kearifan lokal suatu daerah.⠀
⠀
5. Gunakan dirimu atau orang lain sebagai subyek.⠀
Sebuah foto pasti nggak lengkap tanpa adanya kamu atau orang lain sebagai sebuah objek dalam satu gambar. Kehadiran manusia di dalam foto akan membuat fotomu lebih hidup dan berwarna. Jangan lupa ajak teman berpetualangmu untuk ikut mengabadikan momen bersama. ⠀
⠀
6. Carilah tempat-tempat yang terpencil dan tersembunyi.⠀
Nggak semua tempat-tempat terkenal selalu hip & selalu dikunjungi, terkadang beberapa tujuan wisata memiliki kemisteriusannya sendiri. Tempat yg nggak biasa & unik akan membuat temenmu bertanya 'Dimana kok ada tempat seperti ini?'. Dan blab la bla.⠀
⠀
7. Jangan takut untuk menunjukan jati dirimu sendiri.⠀
Ketika bepergian janganlah lupa untuk mengambil foto dirimu sendiri dengan background yang mendukung. Tapi jangan keseringan foto selfie.⠀
⠀
8. Edit foto sebelum diunggah⠀
Edit fotomu agar terlihat lebih menarik, dan agar komposisi warnanya sempurna, kamu juga bisa menambah filter menggunakan aplikasi edit foto. Ohya, beri filter yang sama dalam setiap foto postmu, agar feedmu menarik dan berkarakter.

Nah itulah beberapa tips biar fotomu makin keren saat travelling, semoga bermanfaat...

Waktu Yang Tepat Berburu Lautan Awan Diatas Gunung

06:00 Agun Adventure
Banyak sekali dari kita para penikmat ketinggian yang hanya sekedar berdiam diri menikmati pemandangan saat mendaki sebuah gunung atau bukit, namun tidak sedikit juga mereka yang naik gunung hanya untuk berburu view alam dari puncak gunung seperti milky way, view savana, bukit, lembah, sunrise, dan ya LAUTAN AWAN.

Dari semua rangkaian pemandangan indah nan menakjubkan yang bisa disaksikan dari atas ketinggian, LAUTAN AWAN bisa dikatakan adalah yang terbaik dari itu semua. karena view lautan awan sangat jarang sekali muncul terutama saat matahari terbit. Ada 3 waktu yang pas yaitu pagi pas matahari terbit, terus antara jam 8-10 pagi, dan pada saat sore hari setelah hujan deras,tapi dari ketiga waktu tersebut yang paling indah adalah saat matahari terbit, karena sangat susah untuk bisa memprediksikannya.

Baca juga :

 


Berburu lautan awan diatas gunung
Lautan awan gunung slamet bulan juli jam 8 pagi'

Karena hanya pada bulan-bulan tertentu seperti bulan april, desember dan pertengahan musim kemarau kamu bisa melihatnya, akan tetapi sangat susah untuk mencari waktu yang pas. bisa dikatakan faktor keberuntungan sangat berpengaruh disini.

Tidak setiap hari lautan awan muncul atau kelihatan (bulan april, desember, dan agustus), kecuali kamu mendaki gunung yang lumayan tinggi (ketinggian minimal 3000 mdpl) kamu bisa melihatnya sekitar jam 8 pagi keatas. Tapi ingat, kembali lagi ke faktor keberuntungan masing-masing.

Saking susahnya mendapatkan momen inilah banyak sekali orang-orang (terutama fotografer) yang sampai berhari-hari menginap di gunung hanya untuk mendapatkan satu foto bagus view alam yang berbukit-bukit atau rangkaian gunung tinggi dengan lautan awan.



Nah saran dari mimin sendiri, konsultasikanlah waktu yang tepat dengan orang lokal dan ajaklah orang lokal untuk menemanimu supaya waktunya pas biar kamu bisa dapat view bagus yang sesuai dengan ekspektasi kamu.

Yapp mungkin sekian tulisan dari mimin kali ini, buat kalian yang mau merasakan sensasi mendaki gunung dan berburu golden sunrise ditengah hawa dingin yang menusuk tulang. Kamu bisa langsung cek agendakan liburanmu bersama kami dan tetntukan waktu yang pas.

See you on a next article........

Eksotisme bukit pangonan (miniatur bukit telletubbies)

16:00 Agun Adventure
Dieng terkenal dengan keindahan alamnya. Kawasan Wisata yang dikelilingi pegunungan dan perbukitan ini sarat akan panorama-panorama indah khas pegunungan hijau dan asri yang masih alami sehingga cukup menantang untuk dijelajah.


bukit pangonan



Beberapa Gunung di Dieng memang sudah sangat familiar. Nama Prau, Sikunir, dan Pakuwaja tentu sudah akrab bagi mereka yang hobi mendaki. Keistimewaan Pemandangan Sunrise di Dieng yang beda dari yang lain menjadi salah satu daya tarik yang terus menyedot para pengunjung untuk datang dan menjelajahi daerah Pegunungan Dieng ,Negeri di atas Awan.
Namun apakah anda cukup familiar dengan nama Bukit Pangonan Dieng? mungkin beberapa diantara anda sudah pernah mendengar atau bahkan menjelajah bukit pendek di selatan kawasan wisata Dieng ini. Tapi bagi anda yang masih asing mari kita kenalan dengan Bukit yang memiliki padang Savana Hijau indah ini.
Bukit Pangonan Dieng dulunya merupakan kawasan Hutan rimbun yang dipenuhi pepohonan dan tanaman Perdu seperti Gelonggong,  Pringgondani, Daun Dores serta tanaman Semak Purwaceng yang kini dibudidayakan oleh masyarakat Dieng sebagai minuman kesehatan.
Jalur ke Pangonan bisa dimulai dari atas Museum Kailasa, melintasi perladangan penduduk hingga sampai ke areal yg masih rimbun untuk kemudian menyusuri jalan setapak kecil dan licin saat musim hujan dengan sesekali harus menyibak tumbuhan semak yang menghalangi jalan serta jurang curam di kiri jalan sehingga Butuh ekstra hati-hati agar perjalanan ke puncak Pangonan bisa ditempuh dengan Selamat.
Pemandangan Lanskap Desa Dieng yang indah akan menjadi teman perjalanan yang menyenangkan saat mendaki Bukit Pangonan. Perkampungan Dieng dilihat dari ketinggian tampak indah penuh kesan alami, harmonis dan damai.
Sesampai di Puncak Pangonan anda akan menjumpai semacam ceruk luas yang dulunya adalah Telaga Semurup. menuruni Cerug tersebut terdapat hamparan Padang Savana indah yang tumbuh dibekas telaga.
Dari arah Barat Bukit Pangonan anda juga bisa melihat pemandangan Telaga Merdada dari atas bukit.





NOTED* gambar di ambil dari berbagai sumber

Bagaimana cara mencegah dan mengatasi Hipotermia ketika di gunung?

10:37 Agun Adventure
Belajar banyak tentang bagaimana mencegah dan cara mengatasi hipotermia ketika berada di gunung, jangan sampai kita tidak tahu apa yang harus dilakukan ketika itu terjadi kepada kita atau teman kita …
Hipotermia, suatu jenis penyakit yang wajib diwaspadai oleh para pendaki gunung, hipotermia bisa menyerang siapa saja dan bila tidak ditangani secara cepat dan tepat bisa mengakibatkan kematian. Banyak kasus pendaki gunung yang meninggal dunia akibat hipotermia, dan sayangnya orang-orang disekitarnya tidak bisa membantu banyak karena tidak tahu cara mengatasinya.


Bagaimana cara mencegah dan mengatasi Hipotermia ketika di gunung?
Ilustrasi hipotermia
Baca juga : Bukit pangonan, sabana mini di tengah pulau jawa


Definisi Hipotermia

Hipotermia adalah kondisi dimana mekanisme tubuh mengalami drop dan kesulitan saat upaya pengaturan suhu tubuh dalam mengatasi tekanan suhu dingin disekitarnya.
Hipotermia terjadi ketika suhu tubuh inti manusia jatuh jauh dibawah suhu tubuh normalnya. Hal ini dapat dengan mudah menimpa orang yang bila terkena angin dingin atau dalam keadaan basah yang terlalu lama. Kondisi ini sering dijumpai khususnya oleh para pendaki gunung.
Gejala awal penderita, saat suhu tubuh mulai menurun drastis, ia akan menggigil sebagai bentuk upaya tubuh menghangatkan diri, setelah itu tiba dimana tubuh kehilangan banyak energi, hingga batas energi penderita habis lalu memasuki fase kritis, saat-saat dimana jika tak tertolong bisa berakhir kepada kematian.

Cara Mencegah Hipotermia

Berikut beberapa tips untuk mencegah serangan hipotermia:
  1. Selalu lengkapi pendakian dengan perlengkapan sesuai prosedur pendakian, seperti contohnya jaket gunung (polar didalam, anti air dan anti angin), celana lapangan quickdry yang saat basah cepat mengering, sleeping bag, kaos kaki, sarung tangan polar, raincoat atau jas hujan.
  2. Hindari kontak dengan air secara langsung. Jika hujan turun segera kenakan jas hujan, walaupun hujan yang turun tidak terlalu lebat atau masih rintik-rintik. Hujan yang rintik inilah yang seringkali menjadi penyebab lalainya pendaki yang dengan gengsinya beresiko terserang hipotermia.
  3. Jangan pernah mendaki dengan menggunakan celana jeans! celana jeans akan sangat sulit kering jika terkena basah baik oleh keringat maupun air hujan.
  4. Jangan berlama-lama mengenakan pakaian basah, pakaian basah adalah faktor utama penyebab turunnya suhu tubuh. Segera ganti dengan pakaian yang kering.
  5. Pastikan tidur dalam kondisi yang hangat, minimal tidak kedinginan. Alasi alas tidur dengan matras, gunakan sleeping bag, lapis tubuh dengan jaket tebal berbahan polar didalamnya, gunakan kupluk, double kaos kaki, juga pakai sarung tangan polar. Pastikan tidur anda nyaman dan aman dari hawa dingin.

Cara Mengatasi Hipotermia

Penjelasan cara mengatasi penderita hipotermia dibedakan berdasar kondisi penderita, penderita dalam keadaan sadarkan diri atau dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Penderitan dalam keaadaan sadarkan diri
  1. Ganti baju basah, dengan baju kering.
    Seperti disebutkan diatas, pakaian dalam keadaan basah lah yang bisa menjadi faktor utama serangan hipotermia datang. Ganti segera baju dan celana yang basah dengan pakaian yang kering nan hangat. Ganti secara perlahan, harus hati-hati karena tubuh penderita sangat rentan dengan goncangan.
  2. Kasih minuman hangat.
    Selanjutnya beri minuman hangat. Minuman yang hangat akan membantu tubuh untuk mengembalikan suhu tubuh yang hilang. Contohnya coklat hangat atau teh hangat.
  3. Kasih makanan berkalori tinggi.
    Dalam usaha menyeimbangkan suhu tubuhnya manusia membutuhkan kalori yang tinggi, karena itu sangat disarankan penderita dibantu untuk mengkonsumsi makanan yang berkalori tinggi seperti sereal, sup hangat, coklat dan minuman manis lainnya.
  4. Ajak bergerak.
    Jika kondisi sudah membaik, penderita sudah mulai merasakan hangat di tubuhnya. Selanjutnya ajak penderita untuk bergerak, ajaklah ia berolahraga kecil agar tubuhnya maksimal dalam menghasilkan suhu tubuh. Tapi ingat jangan sampai membuat penderita terlalu lelah dan mengeluarkan keringat, karena jika berkeringat maka akan membuat pakaiannya basah dan bisa menimbulkan dingin datang kembali.
  5. Buat api unggun di sekitar.
    Usaha terakhir anda bisa membuat api unggun di sekitar guna menangkis udara dingin sekitar. Pastikan api unggun yang dibuat aman dan tidak membahayakan sekitar tenda.
Penderita dalam keadaan tidak sadarkan diri
Kondisi kedua adalah ketika kondisi penderita sudah kritis dan tidak sadarkan diri.
  1. Ganti baju basah, perlahan.
    Pertama ganti bajunya yang basah perlahan, ganti dengan pakaian yang kering. Ingat harus hati-hati dan perlahan.
  2. Masukkan kedalam sleeping bag.
    Selanjutnya, jika sudah diganti dengan baju yang kering kemudian masukkan penderita kedalam sleeping bag dan lapisi dengan lapisan yg hangat, seperti jaket dan juga selimut.
  3. Buka bajunya peluk tubuhnya. kulit ketemu kulit.
    Jika memungkinkan buka bajunya dan peluk tubuhnya (dengan keadaan sama-sama tidak berpakaian), kulit ketemu kulit, dipercaya atau tidak ini akan membantu mempercepat peningkatan suhu tubuh.
  4. Upayakan agar penderita segera sadarkan diri.
    Tepuk-tepuk pipinya, ajak bicara. sebut namanya terus hingga ia sadarkan diri.
  5. Jika sudah sadarkan diri lakukan penanganan seperti point diatas “penanganan saat penderita dalam kondisi sadarkan diri”
Demikian semoga bermanfaat. Salam ðŸ™‚

Bantu Share info ini ya ke teman-teman para pendaki lainnya, agar terhindar dan tahu bagaimana menghadapinya ketika ada yang terserang hipotermia…

Tips Bagi Yang Tidak Bisa Bahasa Asing

10:00 Agun Adventure
Bagaimana caranya mengatasi kendala ketika kita jalan-jalan di daerah asing yang hanya mengenal bahasa setempat sementara kita buta bahasa tersebut? Silakan coba kiat-kiat berikut:
Spoiler gambar
Bahasa isyarat

Bahasa isyarat adalah sarana paling efektif sebagai jembatan bagi dua pihak yang tidak saling memahami bahasa yang dipakai lawan bicaranya. Namun kadangkala ada isyarat tertentu yang tidak sama bahkan bertentangan artinya di dua wilayah. Misalnya gelengan kepala di India. Untuk kita di Indonesia dan bangsa lain pada umumnya, memiliki arti “tidak”, padahal di India bisa berarti “ya” tergantung model gelengannya.

Banyak senyum

Senyum adalah bahasa universal. Memperlihatkan keramahan terutama di tempat asing di mana bahasa menjadi kendala sangatlah penting. Kalaupun orang-orang tidak mengerti apa yang Anda bicarakan, setidaknya mereka mendapat kesan bahwa Anda ramah, bersahabat dan tidak punya maksud jahat. Tapi juga jangan berlebihan, bisa-bisa Anda dikira gila.

Memberi contoh

Bila Anda membutuhkan atau ingin membeli sesuatu, tunjukkan contoh barang yang Anda maksud. Misalnya Anda ingin meminta tisu gulung pada petugas penginapan, tunjukkan tisu atau gulungannya sebagai contoh. Kalau Anda pada posisi tidak mungkin memberi contoh barang seperti ingin membeli ayam goreng di rumah makan, tirukan saja bunyi kokok ayam sambil mengepak-kepakan kedua tangan.

Referensi gambar

Alternatif lain untuk menyampaikan apa yang diinginkan adalah dengan menunjukkan gambar. Anda dapat menunjukkan gambar dari koran, majalah, atau jika mampu menggambar dengan cukup baik, bisa Anda gambarkan di secarik kertas. Bahkan Anda bisa menggunakan fasilitas lain seperti foto dalam ponsel, billboard, atau poster yang ada di sekitar.

Ditulis

Beberapa hal akan lebih baik dikomunikasikan dengan cara ditulis. Contohnya jika ingin memberi tahu supir taksi untuk mengantar Anda ke suatu tempat. Beberapa bahasa sangat sensitif dengan pengucapan dan intonasi. Beda intonasi bisa menimbulkan arti yang berbeda pula. Dengan menuliskan tempat yang Anda maksud, kesalahpahaman lebih mudah dihindari. Bila Anda berjalan-jalan di Cina, misalnya, akan lebih mudah menunjukkan brosur tempat yang akan dikunjungi atau Anda bisa minta tolong petugas penginapan untuk menuliskan alamat yang dituju dengan huruf setempat.

Menggunakan alat bantu

Ketika membicarakan angka atau harga, sebenarnya paling mudah dengan cara ditulis. Bila kondisi tidak memungkinkan alias tidak ada alat tulis, Anda bisa menggunakan alat bantu seperti kalkulator atau ponsel. Apalagi jika angka yang dibicarakan menyangkut angka desimal, kalkulator dan ponsel adalah solusi terbaik.

Hafalkan kata-kata penting

Sebaiknya Anda menghafal beberapa kata yang sering dipakai dalam percakapan sehari-hari seperti maaf, tolong, terima kasih, kamar kecil, di mana, naik apa dan sebagainya. Kalau terlalu sulit untuk diingat semua, buat catatan untuk digunakan saat diperlukan.

Meminta bantuan

Ketika kesulitan komunikasi sangat parah dan semua tips di atas tidak membantu, saatnya Anda mencari bantuan dari sekeliling. Salah satu caranya dengan mencari seseorang yang kelihatannya cukup terpelajar, misalnya orang berkacamata dan memakai jas rapih. Setidaknya ia mampu menangkap bahasa isyarat atau cara-cara lain yang Anda gunakan karena umumnya orang dengan pendidikan yang cukup baik, terbiasa berpikir nalar dan lebih mudah menerima common sense.


Ada lagi satu kiat andalan saya. Kalau ke negara yang tidak bisa berbahasa Inggris, ya kita berbicaralah dalam bahasa Indonesia! Bahasa Inggris aja mereka nggak ngerti, jadi ngapain kita repot-repot ngomong bahasa Inggris juga? Hehe!

Baca juga :
Catatan anak gunung: The Amazing Mount Bisma Dieng
Indahnya Surga tersembunyi Curug Sirawe - Dieng
Belajar bahasa inggris bersama ibu-ibu homestay

Belajar bahasa inggris bersama ibu-ibu homestay

18:50 Agun Adventure
Yosh mungkin ini sedikit "out of topic" dari catatan yang biasanya, disini saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya waktu mengikuti pelatihan bahasa inggris yang diselenggarakan oleh ibu-ibu homestay selama 2 minggu kemarin.
Spoiler "miss veggy putri astuti"

yapps to the point ajah ya... sebenarnya pelatihan ini diselenggarakan untuk para ibu-ibu homestay untuk pengembangan SDM dari masyarakat lokal, tetapi berhubung sang ketua suku A.K.A ketua paguyuban homestay (ibu thina) memperbolehkan siapa saja untuk ikut bergabung dalam pelatihan tersebut alhasil saya jadi mengikuti pelatihan tersebut "ya lumayanlah buat nambah ilmu mimin di dunia pariwisata (khususnya dalam bahasa asing).

Pelatihan ini sendiri dimulai pada tanggal 2 februari 2018 kemarin, pas pertama saya datang jujur masih bingung harus apa karena memang itu adalah hari pertama, niatnya pas pertama kali datang cuma mendengarkan dan mengikuti arus cuma karena gara-gara teman mengajak ngobrol akhirnya ke gap juga sama tutornya "suruh memperkenalkan diri pakai bahasa inggris" ahahahaha siall.
Precentation "photo by miss veggy"

Tim HORE

Oiya gengs tutornya pas pelatihan ini tu cewek masih muda ya kisaran 23-24 tahun lahh beda dikit sama mimin wkwkwk, namanya lengkapnya "veggy putri astuti" biasa di panggil "veggy" asli dari lombok, kalian bisa cek profilnya di link berikut https://www.instagram.com/mbakegot/
Miss veggy ini orangnya supel banget, enak diajak ngobrol, dan yaa masih banyak lagi

Selama pelatihan pun banyak sekali diselingi dengan becanda engga jelas hahaha,, ya walaupun saya sendiri tidak setiap hari berangkat karena banyak sekali kesibukan... tapi itu cukup untuk membuat semuanya akrab
Jalan-jalan "Musium kailasa"
Menunggu matahari terbit di bukit sikunir "edisi kabut"

Namanya jauh-jauh dari lombok tetap ada liburannya walaupun cuma sebentar, ya itulah resiko yang harus aku tanggung huhuhu karena dari semua partisipan cowok hanya saya yang sering berangkat, karena itu juga akhirnya pada suatu sore sepulang les bahasa inggris, ibu-ibu homestay menyuruh saya mengantar miss veggy jalan-jalan.

Sebenarnya mau ngga mau nganterin miss veggy jalan-jalan (ceritanya grogi) hahaha karena saya sendiri sangat jarang bahkan hampir tidak pernah jalan sama cewek berdua,, naik motor lagi hahaha, ditambah lagi selama itu juga miss veggy minta ngobrol pakai bahasa inggris hahaha sial LOL "tapi seru juga walaupun banyak ngga nyambungnya (paham cuma mau jawab pakai bahasa inggris belum bisa)
Catching the sun

I kiss the sun "kata miss veggy di instagramnya"

Sempat ke sikunir juga untuk sekedar hunting sunrise (ceritanya pengejar matahari) cuma karena berhubung waktu yang tidak memungkinkan (karena kesibukan masing-masing) jadi cuma beberapa objek wisata saja yang bisa dikunjungi

Selama pelatihan pun partisipan yang hadir pun bisa dihitung dengan jari yahh yang jelas karena kesibukan masing-masing, yang pasti selama pelatihan ini banyak sekali kesan-kesan yang didapatkan dan dari pelatihan ini juga bisa menjadi modal kedepannya bagi mereka yang hadir selama pelatihan (termasuk saya)
Ngga tau dahh model apaan

Besar harapan dari saya dalam pelatihan ini bisa menjadi batu loncatan untuk kemajuan pariwisata dieng, aammiinn...........

Semoga kita semua bisa cepat berjumpa kembali CC (semua partisipan dalam acara ini) untuk sekedar sharing dan lain-lain........

Yaps mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan dalam tulisan kali ini........
sampai jumpa lagi dalam tulisan selanjutnya.........

We will miss you mis veggy :D.........

PS: to miss veggy,, someday if you can go to dieng again you must try to african savanna in dieng and sirawe waterfall,, trust me.....

Baca juga :

Pesona SILVER SUNRISE DIENG

07:42 Agun Adventure
Silver sunrise dieng? Yaps, sebuah fenomena matahari terbit yang hanya bisa disaksikan di dataran tinggi dieng pada pukul 06:30
Hanya ada dua tempat di dunia yang bisa di pakai untuk berburu silver sunrise, satu di dataran tinggi tibet dan dataran tinggi dieng
Silver sunrise dieng dari sebelah barat desa wisata dieng kulon

Khusus di dieng sendiri ada beberapa tempat yang biasanya dipakai untuk berburu silver sunrise di dataran tinggi dieng, antara lain komplek candi arjuna, bukit skoter, savana bukit pangonan, dan telaga dringo. Namun sangat jarang sekali wisatawan yang berburu foto silver sunrise dikarenakan kalah pamor sama GOLDEN SUNRISE dari bukit sikunir
Beberapa tempat memiliki akses yang sangat mudah di jangkau seperti komplek candi arjuna dan bukit skoter, untuk bukit pangonan sendiri wisatawan diharuskan berjalan kaki terlebih dahulu menuju savana lembah semurup selama kurang lebih 30 menit sampai jam sedangkan untuk telaga dringo para wisatawan harus memakai kendaraan dari dieng menuju telaga dringo yang berjarak kurang lebih 7 km. Nah di telaga dringo ini juga biasanya di pakai untuk berkemah pas di samping telaga
Penasaran akan indahnya silver sunrise dari kawasan dieng? Yuk buruan ke dieng dan nikmati hawa sejuk pegunungan dieng yang menyejukkan...

Rekomendasi tempat untuk berburu silver sunrise (komplek candi arjuna, dan telaga dringo)

Bukit pangonan, sabana mini di tengah pulau jawa

08:54 Agun Adventure
Beberapa Gunung di Dieng memang sudah sangat familiar. Nama Prau, Sikunir, dan Pakuwaja tentu sudah akrab bagi mereka yang hobi mendaki. Keistimewaan Pemandangan Sunrise di Dieng yang beda dari yang lain menjadi salah satu daya tarik yang terus menyedot para pengunjung untuk datang dan menjelajahi daerah Pegunungan Dieng ,Negeri di atas Awan.

Namun apakah anda cukup familiar dengan nama Bukit Pangonan Dieng? mungkin beberapa diantara anda sudah pernah mendengar atau bahkan menjelajah bukit pendek di selatan kawasan wisata Dieng ini. Tapi bagi anda yang masih asing mari kita kenalan dengan Bukit yang memiliki padang Savana Hijau indah ini.


Bukit Pangonan Dieng dulunya merupakan kawasan Hutan rimbun yang dipenuhi pepohonan dan tanaman Perdu seperti Gelonggong,  Pringgondani, Daun Dores serta tanaman Semak Purwaceng yang kini dibudidayakan oleh masyarakat Dieng sebagai minuman kesehatan.

Jalur ke Pangonan bisa dimulai dari basecamp bukit pangonan di sebelah sekolah dasar dusun karangsari, melintasi perladangan penduduk hingga sampai ke areal yg masih rimbun untuk kemudian menyusuri jalan setapak kecil dan licin saat musim hujan dengan sesekali harus menyibak tumbuhan semak yang menghalangi jalan serta jurang curam di kiri jalan sehingga Butuh ekstra hati-hati agar perjalanan ke puncak Pangonan bisa ditempuh dengan Selamat.

Pemandangan Lanskap Desa Dieng yang indah akan menjadi teman perjalanan yang menyenangkan saat mendaki Bukit Pangonan. Perkampungan Dieng dilihat dari ketinggian tampak indah penuh kesan alami, harmonis dan damai.

Sesampai di Puncak Pangonan anda akan menjumpai semacam ceruk luas yang dulunya adalah Telaga Semurup. menuruni Cerug tersebut terdapat hamparan Padang Savana indah yang tumbuh dibekas telaga.

Dari arah Barat Bukit Pangonan anda juga bisa melihat pemandangan Telaga Merdada dari atas bukit.

Indahnya Surga tersembunyi Curug Sirawe - Dieng

17:06 Agun Adventure
Curug Sirawe berada di dataran tinggi Dieng dengan memiliki ketinggian sekitar 80m.  Air yang jatuh dari curug ini menimpa bebatuan dan membentuk kolam kecil di bawahnya.
Curug Sirawe
  • Mata air berasal dari wilayah Banjarnegara, tepatnya dusun Bitingan, desa Kepakisan, Kecamatan Batur
  • Air yang mengalir manjadi curug sudah masuk wilayah Batang, tepatnya dusun Sigemplong, desa Pranten, kecamatan Bawang
Karena proses pemikiran tersebut curug Sirawe jatuh ke pangkuan Batang. Tetapi pihak Batang tidak serta merta membangun sarana dan prasarana yang menunjang aktivitas pariwisata di tempat ini, apalagi mempromosikanya. Curug ini dibiarkan saja seperti aslinya. Mungkin Batang sudah berpikir antara anggaran yang dikeluarkan tidak sebanding dengan hasil yang akan didapat. Tetapi entah nanti jika Batang berubah pikiran :). Jika dipikir, untuk membangun proyek besar ini sebagai obyek wisata yang potensial di kabupaten Batang, maka Batang harus memperbaiki jalan antara Bawang – Bintoro – Sigemplong, atau jalan antara Bawang – Pranten – Sigemplong dan jembatan di selatan desa Pranten yang entah bagaimana kabarnya :)
Berbicara akses ke curug Sirawe, ada 2 jalur yang bisa dilewati. Pertama jalur Pawuhan (Geodipa) – Siglagah – Sigemplong. Dari Pawuhan dihadapkan jalanan aspal dan cor beton yang mengelupas. Sesampai Sigemplong kendaraan berhenti disini, dilanjut dengan jalan kaki ke atas desa, ke lereng gunung Sipandu. Kemudian menyusuri jalan setapak alternatif penghubung desa Sigemplong dan desa Bitingan. Jalur ini sulit dan jauh. Akan lebih sulit dan berbahaya di musim hujan.
Jalur kedua bisa lewat Kepakisan – Kawah Sileri -  Bitingan. Jalur ini lebih dekat dari jalur Sigemplong. Jalanan aspal mengelupas tetap bisa dijumpai dari pertigaan kawah Sileri sampai desa Bitingan. Sampai desa Bitingan semua kendaraan berhenti, menuju curug dilanjut dengan jalan kaki.
Kedua jalur tersebut sama sulitnya ketika memasuki turunan curug Sirawe, terlebih jika musim hujan.
Mengenai hal lain, curug ini gabungan dari air panas dan air dingin serta 2 air terjun yang berjejer. Air panas berasal dari proses geothermal di pegunungan Dieng, dan air dingin dari sungai biasa. Yang saya lihat, disekitar curug masih terjaga hutan heterogen khas dengan pohon pohon besarnya.
Setelah dari sini bisa melanjutkan perjalanan ke arah barat ke Telaga Merdada. Sebelumnya sempatkan pula mampir di Kawah Sileri yang baru-baru ini meletus. Tenang, letusan ini tidak tampak menimbulkan kerusakan yang berarti. Telaga Merdada merupakan telaga terluas di kawasan dengan luas 25 ha dan kedalaman 2-10 meter. Telaga ini juga masih berda di kawasan kabupaten banjarnegara. Telaga Merdada indah dan bersih, akan tampak beberapa orang yang memancing disana.


kak ayu

kak anri

Aksesbilitas

Perjalanan menuju curug dapat ditempuh dengan motor dan dilanjutkan dengan berjalan kaki. Jalan menuju curug belum terjamah aspal sehingga perjalanan akan perlu perjuangan. Begitu pula saat harus berjalan kaki menuju curug. Jalan setapak di dalam hutan yang masih rimbun cukup menyulitkan namun tetap bisa dilalui. Setelah hampir setengah jam berjalan akan mulai terdengar suara air mengalir deras


Kami pun segera berkemas. Sebelum berangkat, kami berembuk memilih jalur yang bakal ditempuh. Pertama, menggunakan jip dari Dukuh Pawuhan menuju Dukuh Bitingan, Desa Kepakisan, Batur Banjarnegara. Dari tempat itu, perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki menuju air terjun, lalu ke hutan perawan, kemudian Dukuh Sigemplong (Kabupaten Batang) dan berakhir di Kecamatan Bawang, Batang.

Jalur kedua, langsung berjalan kaki dari Dukuh Pawuhan menuju Dukuh Rejosari-Dukuh Sigemplong (keduanya masuk wilayah Kabupaten Batang), Air Terjun, Hutan Perawan, dan berakhir di Kecamatan Bawang.

Saat itu kami putuskan untuk memilih jalur pertama. Pagi itu jip yang kami tumpangi meluncur pelan, menyusuri jalan utama menuju Desa Kepakisan. Jalur yang kami pilih memang tidak dilewati angkutan umum. Dari pertigaan Dukuh Simpangan, Karangtengah, angkutan yang tersedia menuju Kecamatan Batur via Desa Kepakisan-Pekasiran hanya berupa mobil sayur dan ojek.

Semula jalan yang kami lalui mulus-mulus saja. Tantangannya juga tidak seberapa. Paling hanya ada tanjakan dan turunan tajam. Tapi benar, setelah itu medannya berat. Ketika Mulai berbelok di jalur menuju ke Dukuh Bitingan, jalan sudah tidak beraspal lagi. Jip yang mengantar kami juga harus merambat lebih pelan dan berhati-hati ketika menyusuri jalan berbatu menuju hutan perawan.

Di tengah perjalanan, kami berhenti sejenak untuk menyaksikan Kawah Sileri. Kawah dengan areal yang cukup luas itu sudah masuk kawasan Dukuh Bitingan. Kawah disebut Sileri karena airnya berwarna putih, seperti air cucian beras (leri). Kepulan asap panas bumi yang muncul dari dalam kawah terlihat begitu menawan. Di sana juga tersedia semacam shelter untuk wisatawan.

Setelah puas, kami segera melanjutkan perjalanan. Kanan-kiri jalur masih berupa lahan kentang. Belum juga terlihat tanda-tanda ada hutan perawan di kawasan tersebut.

Beberapa saat kemudian, sampailah kami di Dusun Bitingan. Dari tempat itu, jip yang kami gunakan, tidak bisa meneruskan perjalanan dan harus kami titipkan kepada warga setempat. Perjalanan menuju hutan perawan kami lanjutkan dengan berjalan kaki.

Melawati jalan setapak di tengah lahan kentang, pandangan kami masih mencari di mana jalur menuju hutan perawan tersebut. Memang terlihat dari atas, tiga air terjun ada di kawasan itu. Namun jalur menuju tempat yang dimaksud itu tidak mudah ditemukan.

Ternyata jalurnya memang agak "tersembunyi", tertutup oleh rerimbunan ilalang dan sulur pohon rotan. Jalan juga mulai menurun, mengikuti lereng Gunung Sipandu.

Pemandangan nan menawan hati dan membuat saya berdecak kagum terdapat di balik rerimbunan semak tersebut. Sebuah terowongan alam yang tersusun dari puluhan bahkan ratusan sulur pohon rotan, seakan menjadi gerbang penanda bahwa kami mulai memasuki kawasan hutan.
***
Foto bareng (yang pake baju putih namanya kak nitha)

PERJALANAN menuju Curug Sirawe memang bak memasuki dunia baru, kawasan yang jarang dilewati orang dan jauh berbeda dari kondisi Dataran Tinggi Dieng pada umumnya. Yang ada hanya berupa jalan setapak. Bahkan tak jarang, beberapa ranting atau semak menutup jalur yang akan kami lalui.

Pemandangan yang terpampang di sepanjang jalur sungguh membuat kami merasa seperti tidak berada di kawasan Dataran Tinggi Dieng. Kawasan tersebut benar-benar tertutup rapat oleh hutan. Pandangan pun terbatas oleh pohon-pohon besar dan berbagai macam tanaman. Posisinya yang berada di lereng terjal, membuat kawasan itu belum "tersentuh" oleh pertanian intensif.

Beberapa puluh menit kemudian, kami pun hampir mencapai Curug Sirawe. Jalanan semakin terjal, bahkan kami harus benar-benar hati-hati agar tidak terpeleset. Jalur itu memang seperti jalur saat kita turun gunung. Bagi kami, tantangan itulah yang semakin menarik untuk ditelusuri. Terlebih saat air terjun sudah mulai tampak. Gemericik suara curug yang bersumber dari gabungan mata air dingin dan panas itu, membuat hati ingin cepat-cepat tiba di sana.